Secangkir Kopi Java

Sejenak minum kopi untuk kembali menata strategi

Building ZK HTTP 404 Resource not found

Posted by yunaoks on 17/02/2009

Bosan bukan main tiap kali bikin program dengan zk tapi menggunakan copian template dari program yang lalu-lalu karena hanya ingin uji coba, tanpa diruwetkan dengan seting xml dan config lainnya, tapi selalu saja muncul error 404 :

Langkah yang saya ambil adalah:

1. Menamahkan semua library zk yang diperlukan

Masih saja keluar error kode yang sama, kemudian saya cek lagi librarynya.

2.Menambahkan file spring.jar

Setelah dicek ternyata memang error kode menjadi berubah yaitu Http servlet tidak boleh dobel, weh opo meneh iki

javax.servlet.ServletException: Only one layout servlet is allowed in one context: org.apache.catalina.core.ApplicationContextFacade@e0c07c
	org.zkoss.zk.ui.http.DHtmlLayoutServlet.init(DHtmlLayoutServlet.java:118)
	org.apache.catalina.valves.ErrorReportValve.invoke(ErrorReportValve.java:102)
	org.apache.catalina.connector.CoyoteAdapter.service(CoyoteAdapter.java:286)
	org.apache.coyote.http11.Http11Processor.process(Http11Processor.java:844)
	org.apache.coyote.http11.Http11Protocol$Http11ConnectionHandler.process(Http11Protocol.java:583)
	org.apache.tomcat.util.net.JIoEndpoint$Worker.run(JIoEndpoint.java:447)
	java.lang.Thread.run(Thread.java:619)

Saya coba tambahkan mysql-connector-java-5.0.4-bin.jar eit maih saja sama error yang muncul, piye maning iki..

kemudian saya cek file index.zul. Jan ini kenapa sich.

Akhirnya saya putuskan untuk menghapus semua library, dan memasukkannya kembali. Dan ternyata memang benar-benar

masih salah. Ehmmmm saya curiga memang letak kesalahan berada di dalam librarynya, saya

menyangka library yang saya masukkan salah dan ternyata benar, cihuiiiiii saya coba babat

habis library saya dan saya update lagi dengan library dengan versi yang sama seperti dulu kala
setelah saya compile dan jalankan… busyet nggak nerror, webku bisa jalan… horeeeeee
4. Saran ku :
1. Kosongkan library termasuk di direktori yang udah di build.
2. Ganti kompatibilitas library yang dipakai, menyangkut versi, produk dsb
3. Clean and build.
4. Deploy and undeploy

Selamat mencoba, jangan bingung.. pasti ada jalan..

Posted in ZK Framework | Leave a Comment »

Daemon

Posted by yunaoks on 04/02/2009

Daemon adalah program yang berjalan da background tanpa ada campur tangan dari pemakai/user. Daemon ini mulai da jalankan saat boot melalui /etc/rc.d/init.d/ dan menjalankan servis-servis atau layanan tertentu. Untuk menjalankan atau mematikan servis-servis tersebut bisa da lakukan dari /etc/rc.d/ dengan direktori yang menunjuk run-level masing”, dengan hak akses root.

Macam run level :

:)

Runlevel 0: Halt. Dijalankan melalui perintah shutdown -h now atau init 0.

:)

Runlevel 1: Single User. Dijalankan melalui perintah single atau init 1. Merupakan account root minimal, berguna dalam situasi-situasi darurat.

Runlevel 2: Multi-User tanpa Networking. Dijalankan melalui init 2. Untuk keperluan pemeliharaan sistem tanpa dukungan jaringan.

:)

Runlevel 3: Multi-User dengan Networking. Dijalankan dengan init 3 atau setting ‘initdefault’ dalam ‘/etc/inittab’. Merupakan runlevel konsol asli GNU/Linux (yang umum/normal).

:)

Runlevel 4: tidak digunakan

:)

Runlevel 5: Runlevel 3 + X Windows. Dijalankan oleh startx atau setting ‘initdefault’ dalam ‘/etc/inittab’. Dimana kebanyakan orang yang kurang ahli menghabiskan waktunya

:)

Runlevel 6: Reboot. Dijalankan oleh perintah shutdown -r now, init 6 atau dengan menekan tombol CTRL-ALT-DEL.


Posted in Linux | Leave a Comment »

Cara membuat Crontab

Posted by yunaoks on 02/02/2009

Membuat Penjadwalan di Linux

Crontab adalah layanan yang digunakan untuk melakukan penjadwalan di linux.

penjadwalan ini diatur menggunakan file /etc/crontab, isi dari file /etc/crontab adalah :

SHELL=/bin/bash
PATH=/sbin:/bin:/usr/sbin:/usr/bin
MAILTO=root
HOME=/

# run-parts
01 * * * * root run-parts /etc/cron.hourly
02 4 * * * root run-parts /etc/cron.daily
22 4 * * 0 root run-parts /etc/cron.weekly
42 4 1 * * root run-parts /etc/cron.monthly

Barisan kode di bawah # run-parts adalah baris kode yang digunakan untuk melakukan penjadwalan.

SHELL
Baris pertama menentukan shell yang akan digunakan untuk menjalankan baris perintah. Defaultnya adalah /bin/sh.
PATH
Cron berjalan sebagai proses subshell, sehingga kita harus menentukan path atau menggunakan statement PATH pada crontab. Hal ini karena kita tidak melakukan login pada console pada saat akan menjalankan perintah, sehingga kita tidak mengakses file .bashrc atau .bash_profile, dan kita tidak memiliki environment variable seperti pada saat login sebagai user biasa atau root. Penting untuk diingat bahwa kita tidak bisa menampilkan data output tanpa menggunakan console  –  kita tidak memiliki layar untuk menampilkan data tersebut — sehingga setiap output yang kita butuhkan harus disimpan dalam sebuah file log.
MAILTO
Perintah “MAILTO=” pada baris berikutnya akan mengirimkan hasil dari pekerjaan cron kepada user root. Jika kita mendefinisikan MAILTO namun kosong, maka email dari cron akan diabaikan. Jika MAILTO tidak diset, maka email akan dikirimkan kepada user pemilik crontab.
HOME
Baris berikutnya menentukan direktori home yang akan digunakan oleh cron. Jika tidak diset, maka direktori home yang digunakan adalah yang ada pada file /etc/passwd.


Format penulisan baris kode :

* * * * * * * 7 kolom

Kol 1 = menit nilainya 0-59

kol 2 = jam nilainya 0-23

kol 3 = tanggal nilainya 1-31

kol 4 = bulan nilainya 1-12

kol 5 = hari dalam minggu, nilainya 1-7

kol 6 = user yang diberi wewenang menjalankan perintah

kol 7 = perintah/letak file perintah

Perintah untuk membuat cron

crontab -e Untuk edit file crontab, atau membuatnya jika belum ada.
crontab -l Menampilkan isi dari file crontab
crontab -r Menghapus file crontab
crontab -v Menampilkan kapan terakhir kalinya kamu mengedit file crontab tersebut


Contoh:

10 05 01 * * root /bin/sh /etc/script.sh
Setiap pukul 05:10 tiap tanggal 1, tiap bulan, akan dieksekusi kumpulan perintah pada file “/etc/script.sh” (berupa file shell/bash script)

30 0 1 2,7,12 * Setiap jam 00.30 setiap tanggal 1 Februari, 1 Juli, dan 1 Desember
0 20 * 11 1-5 Setiap hari Senin-Jumat pada jam 20.00 hanya di bulan November

*/5 * * * * Setiap lima menit sekali

15 12 *** /home/javamysql/testalter menjalankan file testalter

Posted in Linux | 2 Comments »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.